Sabtu, 04 Oktober 2014

Pengertian & Proses Pengembangan Aplikasi Komputer



1.    Pengertian Aplikasi Komputer

Aplikasi berasal dari kata application yaitu bentuk benda dari kata kerja to apply yang dalam bahasa Indonesia berarti pengolah. Secara istilah, aplikasi komputer adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.

Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dibenamkan dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.


2.    Proses Pengembangan Aplikasi Komputer

2.1   Sejarah
Software komputer ini berangsur-angsur mengalami perkembangannya. Berdasarkan perkembangannya, sejarah perkembangan software komputer dibagi dalam beberapa era, yaitu:

1.      Era Pioneer
Pada Era Pioneer ini bentuk aplikasi  komputer pada awalnya adalah sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer. Cara dalam mengakses komputer adalah menggunakan punched card yaitu kartu yang di lubangi. Penggunaan komputer saat itu masih dilakukan secara langsung, sebuah program digunakan untuk sebuah mesin tertentu dan untuk tujuan tertentu. Pada era ini, aplikasi komputer atau software komputer masih merupakan satu-kesatuan dengan hardware komputer.

2.      Era Stabil
Pada era ini, aplikasi komputer sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat. Baris-baris perintah aplikasi komputer yang dijalankan oleh komputer bukan lagi satu-satu, tapi sudah dapat melakukan banyak proses secara bersamaan atau multi tasking. Aplikasi komputer pada era ini juga mampu menyelesaikan banyak pengguna (multi user) dan secara cepat/langsung (real time). Pada era ini jugalah mulai di kenal sistem basis data yang mampu memisahkan antara program dan data.

3.      Era Mikro
Pada era mikro ini aplikasi komputer dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu aplikasi sistem (WindowsLinuxMachintos,dll), Software Aplikasi (Ms.OfficeOpenOffice, dll) dan Languange Software/Bahasa Pemograman (Assembler, Visual Basic, Delphi, dll).

4.      Era Modern
Era sekarang termasuk dalam era modern yang di dalamnya berkembang pesat aplikasi komputer yang juga bisa diaplikasikan ke dalam perangkat lain seperti Android, Symbian, dll. Kemampuan yang ada pada aplikasi juga semakin meningkat, selain menangani masalah teknis, aplikasi juga dapat mengenal suara dan gambar.


2.2   Tahun-tahun penemuan
Berikut merupakan tahun-tahun penemuan dari aplikasi komputer.

·         Tahun 1945 sampai 1965
Istilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap perkembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap bahwa dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.

·         Tahun 1965 sampai 1985
Pada tahun ini banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembangan perangkat lunak. Pada tahun ini disebut juga sebagai krisis perangkat lunak. Karena banyak projek yang gagal dalam pengembangan perangkat lunak komputer (software komputer). Dalam projek ini banyak kasus-kasus yang terjadi, salah satu yang paling terkenal adalah meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak.

·         Tahun 1985
Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah krisis perangkat lunak. Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman berorientasi object, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu.

·         Tahun 1987
Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktik yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembangan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun.


2.3   Perkembangan Perangkat Lunak Aplikasi
Sejak beredarnya komputer personal, telah ribuan macam perangkat lunak untuk bermacam keperluan aplikasi tersedia di pasaran guna memenuhi kebutuhan para pemakai computer

·         Tahun 1976, Electric Pencil
Michael Shrayer memperkenalkan suatu program pengolah kata (word processor) yang diberi nama Electric Pencil. Program ini pada mulanya hanya untuk komputer mikro ALTAIR saja tetapi dikembangkan ke jenis mikro komputer lainnya dan untuk sejumlah alat cetak semuanya sampai 78 versi.

·         Tahun 1979, Wordstar
John Barnaby menulis program pengolah kata atas permintaan Seymour Rubinstein yang dikenal dengan nama Word Star dan langsung sukses dipasaran dengan nama Micropo. Beberapa versi yang beredar diantaranya Word Star Rel. 3.4, Word Star Professional Release 4.0, Word Star 2000+ dan sebagainya

·         Tahun 1979, Apple Writer
Apple Writer juga merupakan program paket pengolah kata yang laris terjual yang ditulis oleh Paul Lutus. Beliau merupakan programmer yang independent, tidak mau tergantung atau terikat dengan proyek orang lain.

·         Tahun 1979, Visicalc
Pada tanggal 11 Mei 1979 West Coast Computer Faeri memperkenalkan paket program spread sheet pertama dengan nama VisiCalc (Visible Calculator) yang ditulis untuk komputer Apple. Paket ini mudah dijalankan dan banyak digunakan untuk analisa bisnis. Perangkat lunak ini dibuat oleh Daniel Bricklin dan Robert Frankston.

·         Tahun 1981, Dbase II
Wayne Ratliff, ahli teknik NASA menulis suatu program aplikasi bisnis dengan nama Vulcan, tetapi tidak sukses. Sementara itu George Tate bekerja sama dengan Hal Lashlee menjalin kerjasama untuk memasarkan Vulcan dengan mengganti namanya menjadi DBase II yang dipasarkan tahun 1981 dengan nama perusahaannya Ashton-Tate. Perangkat lunak ini merupakan paket DBMS (DataBase Management System) yang mempunyai bahasa tingkat tinggi

·         1982, Lotus 1-2-3
Merupakan suatu program paket yang berisi gabungan program-program spreadsheet, grafik dan kemampuan mendapatkan informasi. Dipromosikan pada akhir tahun 1982. LOTUS 1-2-3 ditulis oleh Mitchell Kapor dari Yale University tahun 1971

·         1983, Microsoft Office
Microsoft Office adalah kumpulan program serta file lain yang bekerja bersama-sama. Versi standar dari Office mencakup empat aplikasi unggulan dari Microsoft, yaitu :
·         Word
Pengolah kata lengkap yang dapat Anda gunakan untuk membuat surat, memo, laporan dan semua jenis dokumen lainnya
·         Excel
Program lembar kerja (spread sheet) yang memungkinkan Anda mengatur, menganalisis dan membuat grafik untuk informasi
·         Powerpoint
Program grafik presentasi yang dapat Anda gunakan untuk membuat slide, transparansi, overhead, handout dan catatan (note)
·         Mail
Aplikasi surat menyurat yang memungkinkan Anda untuk mengirim dan menerima berita elektronik
Microsoft Office juga tersedia dalam versi professional yang mencakup ACCESS, yakni program relasional database yang berdaya guna.


3.    Langkah Membuat Aplikasi Komputer
  1. Defini/menganalisa masalah
  2. Perancangan
  3. Coding
  4. Dokumentasi/Testing
  5. Implementasi, digunakan




Daftar Pustaka

(http://icharischaa.blogspot.com/2013/09/sejarah-perkembangan-aplikasi-komputer.html) 3 oktober 2014 22.24 WIB
(http://dirul.wordpress.com/2011/03/05/perkembangan-dan-sejarah-perangkat-lunak/) 3 oktober 2014 23.21 WIB

Pengantar Akuntansi; Persamaan Dasar Akuntansi


Persamaan Dasar Akuntansi



1.   Pengertian

      Persamaan dasar akuntansi atau accounting equation adalah suatu persamaan yang menggambarkan posisi aktiva dan pasiva yang diakibatkan adanya transaksi yang terjadi pada organisasi (perusahaan maupun non perusahaan) dalam periode akuntansi tertentu.

      Persamaan akuntansi menerapkan prinsip akuntansi yang menggunakan catatan berpasangan (double entry system) sebagai dasar pencatatan. Persamaan akuntansi menunjukkan sumber ekonomi (aset) yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan pada kegiatan usaha dan juga menunjukkan klaim (hak) atas sumber ekonomi tersebut, yaitu liabilitas dan ekuitas. Persamaan akuntansi merupakan dasar untuk proses pencatatan transaksi secara nyata dan aktual dalam perusahaan sehingga dengan data-data pencatatan dapat disusun laporan keuangan yang merupakan tujuan dari akuntansi.


2.   Rumus

Aset = Liabilitas + Ekuitas
atau
Aset = Liabilitas + (modal+pendapatan-beban)


3.   Unsur-unsur Persamaan Dasar

3.1  Aset
Aset adalah semua sumber daya yang dimiliki perusahaan yang digunakan dalam operasi perusahaan. Karakteristik umum yang dimiliki oleh aset adalah kemampuan untuk memberikan jasa dan manfaat di masa mendatang.
Subkelompok aset adalah sebagai berikut.
a.      Aset Lancar (current assets)
1)      Kas
Kas (cash) adalah uang tunai yang disimpan di brankas atau di kantor, ataupun simpanan di bank, yang berbentuk giro atau simpanan lain yang dapat diambil setiap saat
2)      Deposito Bank
Deposito bank/deposito berjangka (time deposit) adalah simpanan pada bank yang berbentuk deposito diambil yang dapat diambil sewaktu-waktu tertentu.
3)      Surat Berharga
Surat berharga/efek (marketable securities) adalah saham dan obligasi perusahaan lain yang segera dapat diuangkan atau dijual di bursa efek. Tujuan pemilikannya adalah untuk memanfaatkan kelebihan uang kas (idle money).
4)      Piutang Usaha
Piutang usaha (account receivable) adalah hak untuk menagih kepada pihak lain karena sebelumnya perusahaan memberikan pinjaman uang atau menjual barang/jasa secara kredit kepada pihak lain.
5)      Piutang Wesel
Piutang wesel/weseltagih (notes receivable) adalah surat perintah yang ditujukan kepada seseorang atau badan tertentu untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal yang telah ditentukan pada orang yang namanya ditulis di surat dalam surat tersebut atau pada orang yang membawa surat tersebut.
6)      Persediaan Barang Dagang
Persediaan barang dagang (merchandise inventory) adalah persediaan barang yang siap dijual.
7)      Perlengkapan Kantor
Perlengkapan kantor (office supplies) adalah perlengkapan yang digunakan untuk lancarnya administrasi perkantoran, contoh: kertas hvs, stapler, disket, dan lain-lain.
8)      Perlengkapan Toko
Perlengkapan toko (store supplies) adalah perlengkapan yang digunakan untuk kelancaran kegiatan di toko, contoh: kantong plastik.
9)      Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar dimuka (prepaid expense) adalah beban yang telah dikeluarkan oleh perusahaan, tetapi belum menjadi kewajiban atau belum digunakan, contoh: asuransi dibayar dimuka dan sewa dibayar dimuka.
10)  Pendapatan Yang Masih Harus Diterima
Pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenue) adalah pendapatan yang sudah diperhitungkan/sudah menjadi hak, tetapi belum diterima pembayarannya, contoh: bunga yang akan diterima, piutang usaha, dan piutang sewa.
b.      Investasi Jangka Panjang
Investasi jangka panjang adalah penanaman modal pada perusahaan lain dalam jangka panjang, yang tujuannya selain untuk memperoleh tambahan pendapatan, juga untuk mengontrol atau mengendalikan perusahaan tersebut, seperti ivestasi dalam saham dan obligasi.
c.       Aset Tetap
Aset tetap (fix asset) adalah kekayaan perusahaan yang pemakaiannya dalam waktu lama (lebih dari satu periode akuntansi). Aset tersebut digunakan dalam kegiatan normal perusahaan serta mempunyai nilai material (relatif besar nilainya), contoh: tanah, gedung, bangunan, mesin-mesin, dan kendaraan.
d.      Aset Tetap Tidak Berwujud
Asset tetap tidak berwujud (intangible fixed assets) adalahh hak istimewa yang dimiliki perusahaan dan mempunyai nilai, namun tidak mempunyai bentuk fisik. Asset tak berwujud antara lain sebagai berikut.
1)      Goodwill, yaitu nilai lebih yang dimiliki perusahaan yang timbul karena adanya keistimewaan-keistimewaan tertentu, seperti letak yang sangat strategis dan nama yang sudah sangat terkenal.
2)      Hak paten, yaitu hak yang diberikan pemerintah kepada perseorangan atau badan usaha untuk menggunakan penemuan baru
3)      Hak cipta, yaitu hak yang diberikan oleh pemerintah kepada perseorangan atau badan usaha untuk memperbanyak/menjual barang-barang hasil karya seni atau tulisan.
4)      Merek dagang, yaitu hak yang diberika oleh pemerintah kepada badan usaha untuk menggunakan nama, cap atau lambing bagi perusahaannya.
5)      Hak sewa (leasing), yaitu hak untuk menggunakan aktiva tetap pihak lain dalam jangka waktu panjang.
6)      Frenchise, yaitu hak istimewa yang diperoleh perusahaan atau perseorangan dari pihak lain untuk merekomersilkan produk, teknik, atau formula tertentu. Contoh: indomaret dan alfamart.
e.       Aset Lain-lain
Aset lain-lain (other assets) adalah aktiva yang tidak dapat digolongkan dalam empat jenis aktiva diatas, contoh: biaya emisi saham dan aktiva tetap yang tidak dipakai.
                                                        
3.2  Liabilitas
Liabilitas atau utang adalah kewajiban membayar kepada pihak lain yang disebabkan oleh tindakan/translate sebelumnya. Berdasarkan jangka waktu pelunasannya, kewajiban diklasifikasikan kedalam tiga kelompok, yaitu:
a.      Liabilitas Lancar
Liabilitas lancar atau utang lancar adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun atau siklus normal operasi perusahaan, yaitu:
1)      Utang Usaha
Utang usaha (account payable) yaitu kewajiban yang harus dilunasi karena pembelian barang/jasa secara kredit.
2)      Utang Wesel
Utang wesel/wesel bayar (notes payable) adalah janji secara tertulis untuk membayar kepada pihak lain dalam jumlah tertentu dan pada tanggal yang telah ditetapkan.
3)      Utang Beban
Utang beban adalah kewajiban membayar karena persahaan sudah menerima manfaatnya, seperti utang bunga, utang sewa, utang gaji.
4)      Pendapatan Diterima Dimuka
Pendapatan diterima dimuka adalah pendapatan yang belum merupakan hak, tetapi sudah diterima pembayarannya. Contoh: sewa diterima dimuka, bunga diterima dimuka.
b.      Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas jangka panjang atau utang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam waktu lebih dari 1 tahun atau siklus normal operasi perusahaan.
1)      Utang Hipotek
Utang hipotek (mortgage payable) adalah pinjaman jangka panjang dengan jaminan aktiva tetap.
2)      Utang Obligasi
Utang obligasi adalah pinjaman jangka panjang yang timbul karena perusahaan menjual/mengeluarkan surat-surat obligasi
3)      Kredit Investasi
Kredit investasi adalah pinjaman jangka panjang yang diterima dari bank atau lembaga keuangan lain, yang digunakan untuk perluasan perusahaan.
c.       Liabilitas Lain-Lain
Liabilitas/utang lain-lain meliputi semua kewajiban yang tidak sesuai untuk diklasifikasikan sebagai kewajiban lancar dan kewajiban jangka panjang. Contoh: uang jaminan yang diterima dari pelanggan.

3.3  Ekuitas
Ekuitas atau modal (equity) adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ekuitas terdiri dari setoran pemilik dan sisa laba yang ditahan (retained earning).

3.4  Pendapatan
Pendapatan adalah penambahan jumlah aktiva sebagai hasil operasi perusahaan secara bruto. Pendapatan diperoleh karena adanya penyerahan/penjualan barang/jasa atau aktiva lainnya dalam satu periode. Pendapatan dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu
a.      Pendapatan Operasi
pendapatan operasi adalah pendapatan yang diperoleh perusahaan dalam rangka kegiatan utama, contoh: pendapatan servis bagi perusahaan jasa dan penjualan bagi perusahaan dagang.
b.      Pendapatan Nonoperasional
pendapatan nonoperasional adalah pendapatan yang diperoleh di luar pokok, yang sifatnya tidak tetap, contoh: pendapatan bunga bagi perusahaan non bank dan pendapatan komisi bagi perusahaan dagang.

3.5  Beban
Beban atau biaya adalah biaya yang terjadi dalam rangka memperoleh pendapatan. Beban dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
a.      Beban Operasional
beban operasional adalah beban yang terjadi dalam rangka memperoleh pendapatan operasi, contoh: beban gaji, beban perlengkapan
b.      Beban Nonoperasional
beban nonoperasional adalah beban yang terjadi bukan karena kegiatan utama perusahaan atau yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan utama perusahaan dan sifatnya incidental, contoh: beban bunga dan kerugian piutang.


4.   Hubungan Persamaan Dasar Akuntansi

Unsur-unsur dalam persamaan dasar akuntansi memiliki hubungan, satu sama lain mempengaruhi posisi keuangan perusahaan melalui transaksi-transaksi yang terjadi pada perusahaan itu sendiri.

4.1      Aset
Aset akan bertambah jika ada transaksi penerimaan kas dari aktivitas operasi perusahaan, pembelian aset, dan lain-lain. Aset akan berkurang jika ada transaksi pengeluaran kas, penjualan aset, dan lain-lain.
Contoh:
·         Pembelian perlengkapan
Aset (perlengkapan) bertambah dan aset (kas) berkurang
·         Penjualan barang dagang
Aset (kas) bertambah dan aset (barang dagang) berkurang

4.2      Liabilitas
Liabilitas akan bertambah jika ada transaksi pinjaman uang dari pihak ketiga, pembelian barang secara kredit. Liabilitas akan berkurang jika ada transaksi pelunasan utang yang dilakukan perusahaan.
Contoh:
·         Pembelian peralatan secara kredit
Liabilitas bertambah dan aset (peralatan) bertambah
·         Pelunasan utang usaha
Liabilitas berkurang dan aset (kas) berkurang

4.3      Ekuitas
Ekuitas akan bertambah jika ada transaksi penambahan uang dari pemilik dan pendapatan. Ekuitas akan berkurang jika ada transaksi pemilik mengambilan uang untuk keperluan pribadi (prive), dan adanya biaya. Ekuitas dipengaruhi oleh unsur-unsur sebagai berikut.
1.      Pendapatan,
Meningkatkan ekuitas yang berasal dari aktivitas operasional perusahaan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan laba.
2.      Investasi,
Aset pemilik yang ditempatkan ke dalam perusahaan yang menyebabkan ekuitas bertambah. Contoh: penanaman modal berupa kas atau peralatan.
3.      Beban-beban,
Biaya yang mencerminkan arus kas keluar (pembayaran) actual atau yang diperkirakan. Biaya tersebut menyebabkan berkurangnya ekuitas.
4.      Penarikan untuk keperluan pribadi (prive)
Penarikan kas atau aset lain untuk kepentingan pribadi pemilik yang menyebabkan berkurangnya ekuitas.
Contoh:
·         Pengambilan pribadi oleh pemilik
Aset (kas) berkurang dan ekuitas (modal) berkurang
·         Membayar beban sewa
Aset (kas) berkurang dan ekuitas (beban) berkurang
·         Menerima penghasilan dari service
Aset (kas) bertambah dan ekuitas (pendapatan) bertambah







Dafar Pustaka:

(http://renarenata51.blogspot.com/2012/12/modul-persamaan-dasar-akuntansi-jilid-1.html?m=1)

       1 Oktober 2014 Pukul 16.00 WIB
Toto Sucipto, Hj. Moelyati, H. Sumardi. 2011. Akuntansi Siklus Akuntansi Perushaan Jasa dan Perusahaan Dagang. Jakarta:Yudhistira
IAI. 2012. Aplikasi Akuntansi Dasar Sesuai Dengan PSAK Terkini. Jakarta: IAI
Donald E. Keiso, Jerry J., Weygandt Terry D., Paul D. Kimmel. Pengantar Akuntansi, Edisi 7, Jilid 1. Alih Bahasa Ali Akbar Yulianto, Wasilah, Rangga Handika. Jakarta: Salemba Empat. 2014