Sabtu, 15 Agustus 2015

Sejarah Akuntansi

Perkembangan akuntansi sejalan dengan perkembangan dunia usaha. Pada abad ke-14, para pedagang dari Genoa mulai mengadakan pencatatan secara sederhana. Dengan terbitnya buku berjudul Summa de Arithmatica, Pro Portioni et Propotionalita, yang disusun oleh Luca Pacioli pada tahun 1949, pembukuan mulai dilakukan secara sistematis dengan menggunakan system berpasangan.
      System pembukuan berpasangan ini berkembang di Eropa khususnya di Belanda yang telah dikenal dengan system continental. Kemudian pada abad ke-19, teori dan praktik pembukuan berpasangan dikembangkan di Amerika Serikat menjadi Akuntansi (Accounting). Sistem akuntansi yang berkembang di Amerika Seikat ini dikenal sebagai Anglo-Saxon.
      Di Indonesia, perkembangan akuntansi mulai tampak setelah undang-undang mengenai tanam paksa diharuskan pada tahun 1870 sehingga kaum pengusaha swasta Belanda banyak bermunculan di Indonesia untuk menanamkan modalnya. Akuntansi juga dipakai saat itu adalah system continental sehingga kebutuhan dunia usaha terhadap akuntan di Indonesia.
      Pada saat Belanda meninggalkan Indonesia dan diganti oleh Jepang, tenaga-tenaga akuntansi mengalami kekosongan. Atas prakarsa Mr. Slamet, didirikan kursus-kursus akuntansi yang merupakan cikal bakal tenaga akuntan di Indonesia.
      Setelah Indonesia merdeka dan mendapat pengakuan dari Belanda, mulailah putra putra Indonesia dikirim ke luar negeri (Amerika Serikat) untuk memperdalam ilmu akuntansi. Pada tahun 1952 dibuka jurusan akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang kemudian diikuti oleh perguruan tinggi negeri yang lain. Mulai tahun 1952 itulah akuntansi system continental bergeser ke system Anglo-Saxon.
      Untuk mengembangkan akuntansi, pada tahun 1957 berdiri organisasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Namun, baru tahun 1967 saat dibukanya penanaman modal asing, akuntansi di Indonesia berkembang pesat. Jasa besar IAI adalah menyusun Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 1996 sebagai dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan di Indonesia.


Sumber: 
Toto Sucipto, Hj. Moelyati, H. Sumardi. 2011. Akuntansi Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang. Jakarta:Yudhistira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar