Minggu, 13 September 2015

Pemakai Informasi Akuntansi

Oleh karena akuntansi mengomunikasikan informasi keuangan, maka sering kali disebut sebagai “bahasa bisnis”. Informasi yang akan dibutuhkan oleh seorang pengguna informasi keuangan akan bergantung pada jenis-jenis keputusan yang dibuat oleh pengguna tersebut. Perbedaan dalam keputusan membagi para pengguna informasi keuangan menjadi dua kelompok besar: pengguna internal dan pengguna eksternal.

1.    Pihak Internal,
Bagi pihak internal, akuntansi berguna untuk mencapai tujuan-tujuan berikut. 
  1. Menyusun rencana kerja yang baik untuk pelaksanaan kegiatan tahap berikutnya.
  2. Pengendalian berdasarkan rencana dan penerapan system akuntansi yang baik, dikontrakuntberasal dari dalam organisasi yang  baik, dikontrol atau dinilai jalannya perusahaan.
  3. Pertanggungjawaban, setelah diadakan pencatatan terhada semua transaksi dan kejadian, pada alhir periode disusun laporan keuangan untuk disampaikan kepada pemilik atau pihak eksternal lain untuk mendapatkan penilaian
Pemakai pihak internal adalah direksi, manajer, supervisor produksi, pejabat perusahaan dan staf internal dari perusahaan yang bersangkutan.

2.    Pihak eksternal,
Pihak eksternal terdiri dari banyak kelompok yang berbeda-beda kepentingannya atas laporan keuangan perusahaan.
a.    Pemilik Perusahaan/Investor
Memerlukan infromasi akuntansi untuk mengetahui posisi keuangan, perkembangan perusahaan, prospek kerja, dan untuk menilai keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan.
b.    Calon Investor
Sebelum menanamkan modalnya, calon investor harus memilih perusahaan mana yang dapat memberikan keuntungan maksimum. Calon investor memerlukan data akuntansi untuk mengetahui tingkat rentabilitas (kemampuan mengahasilkan laba) dan prospek usaha perusahaan.
c.     Kreditor/Calon Kreditor
Kreditor adalah lembaga-lembaga keuangan seperti bank dan lembaga keuangan bukan bank seperti pemasok/leveransir yang melakukan penjualan secara kredit kepada perusahaan. Mereka memerlukan informasi keuangan untuk dapat mengetahui posisi dan prospek keuangan perusahaan, keadaan likuiditas, dan solvabilitas perusahaan sehingga risiko kredit macet dapat berkurang
d.    Pemerintah
Pemerintah memerluan informasi akuntansi untuk perhitungan pajak
e.    Karyawan
Dengan informasi akuntansi, karyawan dapat mengetahui prospek perusahaan untuk masa yang akan datang, berkaitan langsung dengan kesejahteraannya.

Daftar Pustaka: 
Toto Sucipto, Hj. Moelyati, H. Sumardi. 2011. Akuntansi Siklus Akuntansi Perushaan Jasa dan Perusahaan Dagang. Jakarta:Yudhistira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar